Sabtu, 31 Agustus 2013

WRITING CHALLENGE DAY 11 : WRITE ABOUT ANYTHING THAT'S CURRENTLY ON YOU MIND

 WRITE ABOUT ANYTHING THAT'S CURRENTLY ON YOU MIND

Sesuatu yang ada dalam pikiran saya, hmmm :
- Zodiac & personality part 2
- Update lirik lagu di blog sebelah
- 1 hari 24 jam dan masih tak cukup
- Seminar sales

Oke, saya putuskan untuk membahas hal terakhir saja, yaitu tentang seminar yang baru kemaren saya ikuti.

Papa dan mama saya punya kebiasaan mendengarkan radio cakrawala setiap pagi. Di radio itu biasanya ada program interview pagi yang narasumbernya bermacam-macam. Kebetulan pagi itu, presenter mereka yang terkenal kocak, namanya Ongky Susu sedang menginterview seorang dokter. Si dokter ini katanya pakar nutrisi yang sudah banyak membantu para kliennya menurunkan berat badan dan membentuk tubuh mereka menarik dengan menerapkan pola hidup sehat.

Interviewnya sukses bikin penasaran. Pertama si presenter, Ongky Susu tanya sama si dokter, susah ngga sih kalau mau diet, soalnya kan kalau diet itu harus bisa tahan lapar. Trus si dokter bilang, kalau banyak perspektif diet itu yang salah dimengerti, karena diet itu tujuannya bukan nahan lapar dengan tidak makan. Justru diet itu tetap makan normal 3X sehari seperti biasanya, hanya saja jenis makanannya saja yang harus diatur.

Trus si presenter tanya lagi, "Nah dok, kalau seperti itu biasanya makanan untuk diet itu kurang enak karena biasanya berupa sayur-sayuran, rebus-rebusan dan rata-rata rasanya hambar karena tidak boleh pakai bumbu."

"Nah itu dia salah satu perspektif yang salah mengenai jenis makanan untuk diet," jawab dokter dengan terkekeh. "Makanan untuk diet banyak kok yang enak. Nih saya kasih contoh, kalau anda ke restoran, jangan pesan ayam goreng, tapi pesan ayam bakar dan ganti nasi putih dengan nasi merah. Itu saja sudah sangat mengurangi lemak," kata si dokter masih terkekeh.

"Serius tuh dok?" si presenter jelas penasaran (saya juga)

"Iya, banyak cara gampang kalau mau langsing dan tampil menarik. Sebenarnya saya tak suka menyebutnya diet, saya lebih suka menyebutnya pola hidup sehat. Karena kalau diet ada kesan mengurangi makan. Siapa pun pasti kelaparan kalau harus mengurangi jatah makanan," ujar si dokter serius.

"Jadi maksud dokter saya tetap bisa makan enak dan terlihat langsing dok?" si presenter terdengar antusias.

"Benar sekali," jawab si dokter mantap

"Jadi saya harus atur pola makan saya bagaimana, dok?"

"Nah untuk itulah saya mau mengadakan seminar sehat langsing alami pada hari Sabtu ini tanggal 31 Agustus, dan bekerja sama dengan laboratorium Prodia. Jadi selain anda datang dan mengetahui bagaimana bisa langsing secara sehat dan alami, anda juga sekalian di tes kadar gula darah, tekanan darah dan juga lemak anda," promo si dokter.

Si dokter masih lanjut, "Biasanya biaya pendaftaran 800 ribu, namun khusus para 50 pendaftar pertama, anda hanya dikenakan biaya 195 ribu. Biaya itu sudah termasuk seminar dan makan siang."

Kembali ke rumah saya, papa langsung antusias dan menyuruh mama dan saya ikut, terutama saya. Menurut ketentuan di radio, kalau ingin menjadi 50 orang peserta pertama, maka harap segera transfer pembayaran sebelum jam 1 siang. Dan saya pun mengikuti semua instrusksinya satu persatu.

Sabtu, 31 Agustus 2013

Akhirnya mama dan saya pergi ke tempat seminar. Ternyata sudah banyak orang di atas. Pertama-tama kami mengisi buku tamu dahulu, setelah itu kami antri untuk mengukur kadar gula darah. Sebelumnya saya sudah puasa, tapi tidak dengan mama, karena punya penyakit maag, mama harus tetap makan, karena itu lah nantinya batasan gula darah orang yang puasa dengan yang tidak puasa akan berbeda.

Saya sempat mikir, apa bakal sakit saat tes kadar gula, secara kan darah saya harus diambil githu. Tapi mama bilang, paling jari saya hanya akan ditusuk oleh sebuah alat dan terasa seperti digigit semut. Begitu sampai di giliran saya, saya melihat sachet-sachet yang rupanya berisi kapas yang sudah dibasahi oleh alkohol, seorang pekerja mengambil salah satu sachet lalu merobek segelnya dan mengeluarkan kapas basah tersebut dan mengoleskannya di tangan saya.

Lalu ia memasang jarum ke dalam sebuah benda yang mirip pulpen mekanik, lalu pulpen tersebut ditempelkan ke jari tengah saya dan "tlik" setetes cairan merah keluar dari jari tengah saya. Tidak terlalu terasa sih, mirip gigitan semut. Lalu ia membuka lagi 1 sachet kapas basah beralkohol dan mengoleskannya pada jari tengah saya yang mengeluarkan darah.

"94, masih dalam batas normal," matanya melihat sebuah alat digital.

Saya tahu batasan normal kadar gula darah tidak boleh lebih dari 100, makanya meski masih dibawah 100, tapi 94 menurut saya sudah hampir melewati batasan normal.

Sesudah seminar

Maaf, hanya saja saya tidak ingin membahas mengenai jalannya seminar karena menurut saya membosankan Selain itu seminar kesehatannya lebih mirip penjualan produk. Lalu mengenai pola hidup sehat yang diajarkan dalam seminar juga sangat general, nyaris semuanya saya sudah tahu dan bisa ditemui di internet. Misal :

  1. Minum teh hijau (tanpa gula)
  2. Minum kopi hitam (gulanya harus dengan gula aren)
  3. Olahraga
Saya hanya memasang tampang datar sepanjang seminar, karena nyaris semua informasinya sudah pernah saya  semua di internet. Peserta seminar cukup banyak, dan meskipun ada sesi tanya jawab, si dokter umumnya hanya menjawab hal-hal umum, kalau ada pertanyaan yang detil, biasanya ia berkilah tidak bisa memberikan jawaban, karena jawabannya panjang dan waktunya terbatas. Dan seadainya kami para peserta seminar tertarik untuk mempelajari lebih dalam mengenai pola hidup sehat, maka silakan ikuti workshopnya dengan biaya xxx

Yah, memang sih seperti yang saya bilang, soal jualan produk, mulai dari blender untuk bikin juice, teh, gula aren sampai makanan cemilan yang katanya menyehatkan, semua ditawarkan sepanjang seminar.

Trus tentu saja dia mengatakan untuk kami yang kadar gula darahnya saat di test lebih dari 80, maka kami harus memeriksakan diri di laboratorium karena kami sudah mendekati tahap untuk terkena diabetes. Mendengar hal itu mama saya langsung berbisik di telinga saya, kalau apa yang dikatakan oleh si dokter tidak benar, karena menurut dokter lain, justru kadar gula darah yang normal itu antara 80 - 100. Bila lebih memang bisa saja ada diabetes tapi kalau di bawah itu juga tidak baik, Karena zat gula juga dibutuhkan oleh tubuh, dokter pun juga berkata kekurangan zat gula akan membuat tubuh gemetaran.

Yah, saya rasa ini salah satu bentuk marketing agar kami memeriksakan diri ke laboratorium. Pada dasarnya sih bagus-bagus saja memeriksakan diri ke labotatorium, tapi caranya kenapa harus dengan menakut-nakuti?

PS : buat yang sakit maag, cobalah pengobatan alami dengan kunyit, lidah biaya dan buah melon. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar